pada jarak yang dekat dan jauh
ditaburlah sebutir benih harapan
pada kotak kotak perwakilan
‘kotak hati’ dalam penyebutan

lahan ini tanah gersang
perlu ketelatenan untuk menyuburkan
lahan ini penuh bebatuan
perlu cangkul kesabaran untuk melunakan

lahan ini benar tak bertuan,
tapi terjebak pada masa rentenir
lahan ini tak ada tanda pembebasan
selalu goyah dalam kesetimbangan.

Siapapun tuan penanam
yang menancapkan benih harapan
haruslah sekuat karang, mengalahkan kegersangan.

Bila tuan larut mundur
bukan lahan yg tak mau ditandur

ataukah tuan merasa lara
dengan kerasnya tanah yang ber’tlungka?
Penggenapan ada pada rasa, bukan sekedar kata.

                     

Tuan,
bait ini untuk tanahku
ku ambil dari pintumu
semoga menjadi penyubur pohon2 layu
“Seorg sastrawan ‘soetardji’
mngtkan,’kata adalah mantra’. tdk brlebihan
ia brkata dmkian, krn smkin bnyk kata, smkin
bnyk yg akan kt lupa, maka shbt fb trcinta,
hati2lah brkata2, jgnlah kata mnjdikan sakit
hati, kecewa, kemarahan, apalagi, kebencian
pd sesama..mngingat yg sdh kita katakan,
tentu berat maka diam adalah lbh mulia
drpd bnyak kata yg berujung sia2.. (dedicated
especially to Pendar Bw)

pada lahan harapan gersang, masih menyisa kotak kotak keinginan
semoga berkenan menyuburkan

untukmu tuan