Ra;

ini medan off road yang harus kutempuh,

dalam dekap rela, suka ataupun paksa

tidak menjadi pembeda

karena, sungguh startku telah lama kumulai bahkan tanpa kusadari,

duduklah, meski tidak di sampingku

tataplah, cermin langit di ujung timur

lihatlah, matahari undur diri ke barat

hadirkan senja nan indah menyertai anjangsana rasa

memaparkan senyum warna warni membius jiwa

exotis penuh pesona

malam begitu takdzim menyambutnya

dengan lembut menjuntaikan selendang selandang bianglala

meninabobokan pada hening yang tenang dan sunyi yang tak melukai

kunjungnya matahari pada gelap yang dirahmati

Kini, segera ku songsong senja

meski tidak semempesona bulan-bulan lalu

senjaku tetap datang dengan sebuncah makna

mengantarkan senyummu di antara pelipir doa

 

Ra;

Setangkup bunga bunga kangkung kesukaanmu, kubawa petang nanti

mengunjungimu dalam harumnya yang tak ambigu

gelap yang membisu,  dingin yang enggan berlalu

gontai dalam kecipak masa menelusur lorong ingatan

ada senyum tipismu yang melambai

menepis gigil yang tak terurai…